Contoh Kasus:
Seorang pembuat paku membuat jenis
paku dari bahan yang tersedia yaitu 5,5 kg A dan 2 kg bahan B. Paku jenis I
tiap buah memerlukan 200 gram bahan A dan 75 gram bahan B sedangkan paku jenis
II tiap buah memerlukan 150 gram bahan jenis A dan 50 gram bahan jenis B.
Jika pengusaha menjual paku I dengan
harga Rp 500,00 dan paku II dengan harga Rp 350,00 maka hitunglah berapa buah
paku I dan paku II yang harus dibuat agar penghasilan pengusaha maksimum?
Jawab :
Mengubah bentuk verbal menjadi model
matematika dari soal diatas
Misalkan : Paku jenis I = x
Paku jenis II = y
Tabel
Barang
|
Bahan A
|
Bahan B
|
Paku jenis I
|
200 gram
|
75 gram
|
Paku jenis II
|
150 gram
|
50 gram
|
Jumlah
|
5.500 gram
|
2.000 gram
|
Berdasarkan table sebelumnya didapat
persamaan sebagai berikut :
200x + 150y ≤ 5.500
75x + 50y ≤ 2.000
x ≥ 0
y ≥ 0
Sedangkan fungsi objektifnya adalah
z = 500x + 350y
Kita sederhanakan dulu persamaan
diatas
200x + 150y ≤ 5.500 jadi 4x + 3y ≤
110
75x + 50y ≤ 2.000 jadi 3x + 2y ≤ 80
x ≥ 0
y ≥ 0
Mencari dearah penyelesaian untuk
system pertidaksamaan di atas
4x + 3y ≤
110
x
|
0
|
55/2
|
y
|
110/3
|
0
|
3x + 2y ≤ 80
x
|
0
|
80/3
|
y
|
40
|
0
|
Daerah himpunan penyelesaian
adalah OABC, sedangkan titik – titik optimumnya adalah
O(0,0), A(80/3,0), B(20,10), dan C(0,110/3)
O(0,0), A(80/3,0), B(20,10), dan C(0,110/3)
Nilai fungsi obyeknya adalah :
Untuk
O(0,0) z = 500.0 +
350.0 = 0
UntukA(80/3,0) z = 500.80/3 + 350.0 =
13.000
UntukB(20,10) z = 500.20 +
350.10 = 13.500
Jadi, agar mendapat penghasilan maksimum
yaitu Rp 13.500,00 maka pengusaha harus membuat 20 buah paku I dan
10 buah paku II.
Dengan POM For Windows hasilnya
seperti di bawah ini :


